SEMARANG–Tiket kereta api (KA) kelas ekonomi AC, bisnis, dan
eksekutif balik Lebaran keberangkatan dari Stasiun Tawang, Kota Semarang tujuan
Stasiun Pasar Senin dan Gambir Jakarta telah habis sampai 10 Agustus 2014.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia
(KAI) Daops IV Semarang, Suprapto mengatakan tiket KA dari Stasiun Tawang sudah
habis sejak 1 Agustus 2014.
“Jadi sejak 1-10 Agustus 2014 tiket KA kelas ekonomi AC, bisnis, dan eksekutif tujuan Jakarta sudah ludes,” katanya ditemui Espos saat memantau di Stasiun Tawang, Semarang, Jumat (1/8/2014) sore.
“Jadi sejak 1-10 Agustus 2014 tiket KA kelas ekonomi AC, bisnis, dan eksekutif tujuan Jakarta sudah ludes,” katanya ditemui Espos saat memantau di Stasiun Tawang, Semarang, Jumat (1/8/2014) sore.
Angkutan KA, lanjut dia, pada mudik
dan balik Lebaran tahun ini menjadi primadona masyarakat karena kondisi jalan
di jalur pantai utara (pantura) Jawa Tengah (Jateng) macet akibat amblesnya
jembatan Comal, Pemalang.
Demikian juga dengan jalur selatan
Jateng yang macet, sehingga masyarakat yang akan mudik Lebaran memilih angkutan
KA yang biayanya terjangkau.
“Dengan kondisi jalur pantura dan selatan Jateng macet, maka angkutan KA dan pesawat udara menjadi pilihan. Namun, sebagian masyarakat memilih KA karena tarifnya lebih murah dibanding pesawat terbang,” ungkap Suprapto.
“Dengan kondisi jalur pantura dan selatan Jateng macet, maka angkutan KA dan pesawat udara menjadi pilihan. Namun, sebagian masyarakat memilih KA karena tarifnya lebih murah dibanding pesawat terbang,” ungkap Suprapto.
Dia menambahkan habisnya tiket KA
karena kebanyakan pemudik juga telah memesan tiket untuk balik Lebaran sejak
jauh hari. “Pemudik telah melakukan antisipasi sehingga membeli tiket untuk
berangkat dan pulang,” imbuhnya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari
Stasiun Tawang, hampir semua tiket KA baik keberangkatan pagi, sore, dan malam
telah habis sejak 1-10 Agustus 2014.
Tikat KA yang habis yakni KA Argo Anggrek pagi dan malam. KA Argo Sindoro, KA Fajar Utama, KA Argo Muria, KA Majapahit, KA Menoreh, KA Bangunkarta, KA Sembrani, dan KA Gumarang.
Tikat KA yang habis yakni KA Argo Anggrek pagi dan malam. KA Argo Sindoro, KA Fajar Utama, KA Argo Muria, KA Majapahit, KA Menoreh, KA Bangunkarta, KA Sembrani, dan KA Gumarang.
Sedang untuk KA tujuan ke Pasar Turi
Surabaya, seperti KA Argo Anggrek pagi dan malam, KA Sembrani, KA Bangunkarta,
KA Gumarang, KA Kertajaya, dan KA Harina masih tersedia kursi.
Suprapto menyatakan penjualan tiket
KA akan kembali normal setelah 11 Agustus mendatang, “Setelah masa angkutan
Lebaran sudah rampung penjualan tiket sudah normal lagi,” katanya.
Selama angkutan Lebaran, imbuh dia,
harga tiket KA menggunakan tarif batas bawah dan atas, “Bila penumpang ramai
menggunakan tarif batas atas bila sepi batas bawah, sesui hukum ekonomi,”
tandasnya.
Sementara, arus balik penumpang
melalui Bandara Ahmad Yani Semarang juga menunjukkan kenaikan, pada H+2 Rabu
(30/7) tercatat sebanyak 3.741 orang, pada H+3, Kamis (31/7) meningkat menjadi
4.963.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar